Gunung Kemukus

Lagi ramai nih soal Gunung Kemukus di berbagai media. Namun postingan kita kali ini tidak membahas soal ritual yang kerap dilakukan di Gunung yang saat ini Tengah heboh-hebohnya, tapi.kita ungkap secara singkat profil Gunung Kemukus ini. Gunung Kemukus ini sebenarnya cukup lumayan menantang bagi para pengunjung yang senang mendaki. Walau pada kenyataanya gunung ini lebih sering dikunjungi oleh orang-orang yang ingin berziarah. Di gunung ini ada 175 anak tangga yang harus dilewati sebelum sampai di lokasi ziarah. Lokasi Gunung Kemukus berada di wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Untuk sampai
di tempat tersebut, bisa ditempuh dengan bus jurusan Solo- Purwodadi lalu turun di Barong. Setelah itu perjalanan ditempuh dengan naik ojek. Keramaian di Gunung Kemukus lebih sering terjadi pada saat Malam Jumat Pon, Banyak warga dari dalam mau pun
luar kota yang datang ke Gunung
Kemukus saat malam Jumat Pon tersebut. Selain pada malam Jum'at Pon, Pada hari-hari tertentu lainnya, seperti
saat Jumat Kliwon di bulan Muharam, tempat ini juga dipenuhi banyak pengunjung.
Tipe masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih klenis membuat tempat ini lebih banyak dikunjungi oleh orang-orang yang melakukan kegiatan yang bersifat klenik daripada unsur wisatanya. Padahal jika difokuskan pada kepariwisataan kawasan gunung kemukus ini memiliki potensi yang cukup bagus.
Demikianlah postingan ringkas kita kali ini mengenai profil gunung kemukus yang Tengah menjadi pemberitaan hangat di media-media di Indonesia, semoga bisa diambil sisi positifnya oleh para pembaca.

SONY

Postingan kita kali ini adalah tentang sejarah perusahaan raksasa elektronik asal Jepang yaitu Sony, Perusahaan ini didirikan pada 7 Mei 1946 dengan nama Perusahaan Telekomunikasi Tokyo dengan hanya sekitar 20 karyawan. Penanak nasi adalah Produk konsumen pertama yang mereka buat pada akhir 1940-an. Sony terus berkembang sebagai perusahaan internasional yang besar, sampai suatu saat Sony mampu membeli perusahaan lain yang mempunyai sejarah yang lebih lama termasuk Columbia Records (perusahaan rekaman tertua yang masih ada, didirikan pada tahun 1888).Ketika Tokyo Tsushin Kogyo sedang mencari nama yang sudah diromanisasi (bukan dalam bahasa maupun tulisan Jepang) untuk memasarkan perusahaan mereka, mereka mempertimbangkan dengan kuat untuk menggunakan singkatan mereka, TTK. Alasan mereka tidak memilihnya adalah karena ada perusahaan kereta api Tokyo Kyuko yang saat itu dikenal sebagai TKK. Nama "Sony" dipilih sebagai gabungan kata Latin sonus, yang merupakan akar dari sonik dan bunyi, dan kata Inggris sonny ("anak kecil") yang setelah dikombinasikan berarti sekelompok kecil anak muda yang memiliki energi dan kemauan keras terhadap kreasi dan inovasi ide yang tak terbataskan. Pada saat itu, sangatlah aneh bagi sebuah perusahaan Jepang untuk menggunakan huruf Roman untuk mengeja namanya, apalagi penggunaan aksara fonetis yang digunakan dalam penulisan bahasa Jepang (daripada menggunakan aksara Tionghoa). Dan pada 1958 perusahaan mulai secara formal mengadopsi nama " Sony Corporation" sebagai nama perusahaan. Langkah ini mendapatkan tentangan bank yang merupakan sponsor TTK saat itu, Mitsui mempunyai perasaan yang kuat terhadap nama tersebut. Mereka menginginkan nama seperti Sony Electronic Industries, atau Sony Teletech. Tetapi pendirian Akio Morita tetap teguh, karena dia tidak ingin nama perusahaannya terkait dengan industri apapun juga. Akhirnya, sang Ketua Bandai dan Presiden Masaru Ibuka memberikan persetujuannya. Pada 1988, Sony membeli CBS (Columbia) Records Group dari CBS. Ia kemudian dinamakan "Sony Music Entertainment".Pada 2000, Sony mempunyai penjualan sebesar US $63 milyar dan 189.700 karyawan. Sony mengakuisisi perusahaan Aiwa pada 2002, Sony juga memiliki saluran televisi di India dan saluran-saluran yang ditujukan untuk komunitas India di Eropa.Sony secara sejarah terkenal karena sering memaksakan standar ciptaan mereka sendiri untuk teknologi perekaman dan penyimpanan, yang sering berbeda dari buatan perusahaan lain / dari tren di pasaran . Yang paling terkenal dari semuanya adalah perang format kaset video pada awal 1980-an, ketika Sony memasarkan sistem Betamax mereka untuk perekam kaset video melawan format VHS buatan JVC. Pada akhirnya, VHS mendapatkan tempat di pasaran luas dan menjadi standar dunia untuk pemutar kaset video rumahan dan Sony terpaksa mengalah. Sony juga menggunakan modul memori Memory Stick mereka untuk kamera digital dan peralatan portabel lainnya, yang sedikit digunakan perusahaan lainnya. Sony juga mencoba bersaing dengan zip drive Iomega dan Imation Superdisk melalui HiFD buatan mereka namun gagal besar. Pada 20 Juli 2004, Uni Eropa menyetujui merger 50-50 antara Sony Music Entertainment dan BMG. Perusahaan baru tersebut akan bernama Sony BMG dan akan bersama rekan RIAA Universal, menguasai 60% dari pasar musik dunia. Pada 13 September 2004, sebuah konsorsium pimpinan Sony menyelesaikan perjanjian untuk membeli studio film terkenal Metro-Goldwyn-Mayer seharga $5 milyar, termasuk $2 juta dalam bentuk hutang.

Kini Sony telah menjelma menjadi perusahaan elektronik raksasa yang berpusat di Tokyo, Jepang, bahkan perusahaan inipun ikut merambah ke bisnis Telepon seluler. Perusahaan Sony diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo dengan nomor 6758 dan Bursa Saham New York sebagai SNE melalui ADR.
Demikianlah postingan kita kali ini tentang sejarah perusahaan sony, semoga bisa menambah wawasan para pembaca.

Samsung

Pada postingan kali ini kita akan tayangkan tentang profil dan sejarah Samsung yang merupakan sebuah perusahaan elektronik raksasa asal Korea Selatan. Yuk kita mulai, Samsung yang dulunya pernah dikenal sebagai produsen komponen: seperti baterai lithium- ion, semikonduktor, chip, memori flash dan perangkat hard drive untuk klien, seperti Apple, Sony, HTC dan Nokia mulai perlahan meninggalkan bisnisnya dengan
memulai untuk menciptakan
produk baru. Pada tahun 2010 Samsung menjadi salah satu vendor terbesar dalam pasar telepon dan ponsel smartphone, termasuk produk-produk Samsung Galaxy.
Samsung telah menjadi pembuat
panel LCD sejak tahun 2002, menjadi produsen TV dan ponsel
terbesar sejak 2011 dan
menggeser posisi Apple Inc sebagai perusahaan teknologi
terbesar di dunia. Dalam sejarah berdirinya perusahaan ini, Samsung Electronics memproduksi peralatan elektronik dan listrik Termasuk televisi, kalkulator, lemari es, AC dan mesin cuci pada awal berdirinya di tahun 1969.
Pada tahun 1970, Samsung Group mendirikan anak perusahaan lain yaitu Samsung-NEC dan juga bekerjasama dengan NEC Corporation asal Jepang untuk memproduksi peralatan rumah tangga dan perangkat audiovisual.
Pada tahun 1974, kelompok ini berkembang menjadi bisnis
semikonduktor dengan mengakuisisi Korea Semiconductor yang merupakan
salah satu pembuat chip pertama di dalam negeri pada saat itu.
Pada 1981, Samsung Electric Industries telah memproduksi
lebih dari 10 juta unit TV hitam-
putih. Pada bulan Februari tahun
1983, pendiri Samsung Lee
Byung-chull, membuat pengumuman bahwa Samsung
akan menjadi penjual DRAM
(dynamic random access memory). Satu tahun kemudian, Samsung menjadi perusahaan ketiga di dunia yang mengembangkan DRAM 64kb. Pada tahun 1988, Samsung Electric Industries bergabung dengan Samsung Semiconductor & Komunikasi dan membentuk Samsung Electronics.
Pada bulan April 2011, Samsung
Electronics menjual operasi HDD
komersial untuk Seagate Technology seharga sekitar US $
1,4 miliar. Pembayaran tersebut terdiri dari 45.2 juta saham Seagate yang senilai $ 687.5 juta
AS dan sejumlah uang tunai untuk sisanya.

Kini Samsung Electronics Co, Ltd yang berkantor pusat di Suwon,
Korea Selatan dan merupakan anak perusahaan unggulan
dari Samsung Group telah
menjadi perusahaan teknologi
informasi terbesar di dunia
berdasarkan pendapatannya.

Demikianlah postingan kita kali ini mengenai profil dan sejarah Samsung electronic yang dikutip dari situs merdeka dot com, semoga dapat menambah wawasan bagi para pembaca.