Showing posts with label Penemu. Show all posts
Showing posts with label Penemu. Show all posts

Tuesday, 1 October 2013

Issaac Newton

Isaac Newton lahir pada
tanggal 4 Januari 1643 di Woolsthorpe- by-Colsterworth, sebuah hamlet (desa) di county Lincolnshire, Inggris.
Pada saat kelahirannya, Inggris
masih mengadopsi kalender Julian , sehingga tanggal kelahirannya dicatat sebagai 25 Desember 1642 . Ayahnya yang juga bernama Isaac Newton meninggal tiga bulan sebelum
kelahiran Newton.
Newton mengenyam pendidikan di sekolah The King's School yang terletak di Grantham sejak usia 12 hingga 17 tahun
Pada Juni 1661, Newton diterima di Trinity College Universitas Cambridge, Pada saat itu, ajaran universitas didasarkan pada ajaran
Aristoteles , tapi Newton lebih
memilih untuk membaca ide-ide filsuf modern yang lebih maju seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo , dan Kepler . Pada tahun 1665, ia menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus . Tak lama setelah Newton mendapatkan gelarnya pada Agustus 1665, Universitas Cambridge ditutup karena adanya Wabah Besar. Walaupun
dalam studi privatnya di Cambridge biasa-biasa saja, namun studi privat yang dilakukan oleh Newton di rumahnya di Woolsthorpe selama dua tahun itu telah mampu mendorongnya untuk mengembangkan teori kalkulus , optika, dan hukum gravitasi. Pada 1667, ia kembali ke Cambridge sebagai pengajar di Trinity.

Pada usia dewasa Newton dikebal sebagai seorang fisikawan, matematikawan , ahli astronomi , filsuf alam, alkimiawan, dan teolog. Ia
merupakan pengikut aliran
heliosentris dan ilmuwan yang
sangat berpengaruh sepanjang
sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik. Bukunya Philosophiæ
Naturalis Principia Mathematica
yang diterbitkan pada tahun 1687 dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar- dasar mekanika klasik. Dalam
karyanya ini, Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-
benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Ia
membuktikannya dengan
menunjukkan konsistensi antara
hukum gerak planet Kepler
dengan teori gravitasinya.
Karyanya ini akhirnya
menghilangkan keraguan para
ilmuwan akan heliosentrisme dan memajukan revolusi ilmiah .
Dalam bidang mekanika , Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut. Dalam bidang optika, ia berhasil membangun teleskop refleksi yang pertama dan mengembangkan teori warna
berdasarkan pengamatan bahwa
sebuah kaca prisma akan
membagi cahaya putih menjadi
warna-warna lainnya. Ia juga
merumuskan hukum pendinginan dan mempelajari kecepatan suara .
Dalam bidang matematika pula,
bersama dengan karya Gottfried
Leibniz yang dilakukan secara
terpisah, Newton mengembangkan kalkulus diferensial dan kalkulus integral. Ia juga berhasil menjabarkan teori binomial, mengembangkan "metode Newton" untuk melakukan pendekatan terhadap nilai nol suatu fungsi, dan berkontribusi terhadap kajian
deret pangkat .
Hingga sekarang pun Newton
masih sangat berpengaruh di
kalangan ilmuwan. Sebuah survei tahun 2005 yang menanyai para ilmuwan dan masyarakat umum di Royal Society mengenai siapakah
yang memberikan kontribusi lebih besar dalam sains, apakah Newton atau Albert Einstein , menunjukkan bahwa Newton dianggap memberikan kontribusi yang lebih besar.
Pada tanggal 20 Maret 1727 di
Kensington, Middlesex, Inggris,
Britania Raya, Isaac Newton pun meninggal dunia dalam usia 84 tahun.

Tuesday, 27 August 2013

Charles Goodyear

Mendengar kata goodyear bagi sebagian orang tentu akan mengingatkan pada sebuah benda bundar yang terbuat dari karet yang sangat terkenal. Ya sebuah ban yang bermerk Goodyear yang diambil dari nama seorang tokoh vulkanisir dunia yaitu Charles Goodyear.Oleh karena itu kita perlu tahu juga sejarah dan perjuangannya dalam menghasilkan sesuatu yang di kemudian hari bermanfaat bagi manusia.

Charles Goodyear pada mulanya adalah seorang mantan pedagang yang bangkrut dan sempat dipenjara akibat
terlilit utang.
Pada tahun 1830 dunia sedang mengalami demam karet, dan kemudian Charles Goodyear pun tertarik menggeluti dunia
karet. Pada tahun 1839 Goodyear pun berhasil menemukan karet tahan cuaca, yang bermula dariketidaksengajaanya saat menjatuhkan karet dan belerang
sebagai bahan campurannya ke dalam tungku panas dan menemukan bahwa bahan itu berubah memiliki karakter bagai
kulit yang elastis. Kemudian
ia pun terobsesi untuk membuat beragam barang dari bahan material buatannya dan mematenkan ciptaanya itu,
namun langkahnya didahului
oleh pionir karet asal Inggris bernama Thomas Hancock yang ironisnya metode vulkanisir yang digunakanya diinspirasi dari contoh karet tahan cuaca ciptaan Goodyear.
Ia pun mencoba melawan lewat jalur hukum, tapi akhirnya kalah dan kemudian kehilangan paten prancis miliknya, tak hanya itu, royaltinya pun dibatalkan.
Goodyear pun meninggal pada tahun 1860 dengan meninggalkan utang
sebesar USD 200.000. Namun akhirnya pengorbanan dan kerja keras Goodyear tidak sia-sia, karena keluarganya bisa menikmati itu semua
melalui akumulasi royalti temuanya itu, dan yang lebih berarti lagi, namanya telah terpatri sebagai perintis
industri karet modern dunia.