Profil Starbucks

Akhir-akhir ini lagi ramai ya soal pemboikotan salah satu perusahaan kopi populer bernama Starbuck, namun kami tidak membahas tentang isu tersebut, melainkan akan menampilkan profil dari perusahaan tersebut. Yuk kita simak saja uraiannya. 

Starbucks Coffee adalah perusahaan ternama di dunia yang mengkhususkan diri di bidang kopi di dunia, orang yang berada di belakang kesuksesan Starbucks bernama Howard Schultz yang merupakan Pendiri dan CEO perusahaan tersebut, ia memiliki visi menyediakan kopi dengan pesona dunia lama yang telah berhasil diwujudkannya.

Starbucks menjual minuman panas dan dingin, biji kopi, salad, sandwich panas dan dingin, kue kering manis,
camilan, dan barang-barang seperti gelas dan tumbler . Melalui divisi Starbucks Entertainment dan merek Hear Music , perusahaan ini juga
memasarkan buku, musik, dan film. Banyak di antara produk perusahaan yang bersifat musiman atau spesifik
terhadap daerah tempat kedai berdiri. Es krim dan kopi Starbucks juga dijual di toko grosir.

Sejak didirikan tahun 1971 di Seattle sebagai pemanggang dan pengecer biji kopi setempat, Starbucks meluas
dengan cepat. Pada tahun 1990-an, Starbucks membuka kedai baru setiap hari kerja, satu tahap yang terus dilanjutkan sampai tahun 2000-an. Kedai pertama di luar Amerika Serikat atau Kanada dibuka pada pertengahan 1990-an, dan jumlah kedainya di luar negeri mewakili sepertiga dari total kedai Starbucks di seluruh dunia. 
Perusahaan ini berencana membuka 900 kedai baru di luar Amerika Serikat pada tahun 2009,  dan telah menutup 300 kedai/di Amerika Serikat sejak 2008.

Kedai Starbucks pertama dibuka di Seattle, Washington, pada tanggal 30 Maret 1971 oleh tiga rekanan: guru bahasa Inggris Jerry Baldwin , guru sejarah Zev Siegl , dan penulis Gordon Bowker . Ketiganya terinspirasi oleh pengusaha pemanggangan kopi Alfred Peet , yang mereka kenal secara pribadi, untuk menjual biji kopi berkualitas tinggi beserta peralatannya. Awalnya, perusahaan ini hendak diberi nama Pequod yang diambil dari nama kapal pemburu Moby-Dick, tetapi nama ini ditolak oleh sejumlah pendiri pendamping. Perusahaan ini akhirnya diberi nama sesuai nama mualim satu kapal Pequod , Starbuck. Sejak 1971–1976, kedai pertama Starbucks berdiri di 2000 Western Avenue, kemudian direlokasi ke 1912 Pike Place. Perusahaan ini hanya menjual kopi panggang dan tidak menjual minuman kopi. Selama tahun-tahun pertama beroperasi, mereka membeli biji kopi hijau dari Peet's , kemudian mulai membeli
langsung dari petani kopi. 

Demikianlah sekilas postingan kami mengenai profil Starbucks yang kami kutip dari situs Wikipedia Indonesia. Semoga bisa menambah wawasan bagi yang belum tahu.