Showing posts with label Stasiun TV. Show all posts
Showing posts with label Stasiun TV. Show all posts

Friday, 5 September 2014

SCTV

Kita simak yuk sejarah salah satu stasiun Televisi Nasional yang termasuk senior di dunia pertelevisian Indonesia yaitu SCTV atau Surya Citra Televisi. Diawali dari Jl. Darmo Permai, Surabaya, Agustus 1990, siaran SCTV diterima secara terbatas untuk wilayah Gerbang Kertosusila (Gresik, Bangkalan,Mojokerto, Surabaya, Sidoardjo dan Lamongan) yang mengacu pada izin Departemen Penerangan No. 1415/RTF/K/IX/1989 dan SK No. 150/SP/DIR/TV/1990. Satu tahun kemudian, 1991, pancaran siaran SCTV meluas mencapai Pulau Dewata, Bali dan sekitarnya. Baru pada tahun 1993, berbekal SK Menteri Penerangan No 111/1992 SCTV melakukan siaran nasional ke seluruh Indonesia. Untuk mengantisipasi perkembangan industri televisi dan juga dengan mempertimbangkan Jakarta sebagai pusat kekuasaan maupun ekonomi, secara bertahap mulai tahun 1993 sampai dengan 1998, SCTV memindahkan basis operasi siaran nasionalnya dari Surabaya ke Jakarta. Pada tahun 1999 SCTV melakukan siarannya secara nasional dari Jakarta. Sementara itu, mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang kian mengarah pada konvergensi media, SCTV mengembangkan potensi multimedianya dengan meluncurkan situs http://www.liputan6.com, http://www.liputanbola.com Melalui ketiga situs tersebut, SCTV tidak lagi hanya bersentuhan dengan masyarakat Indonesia di wilayah Indonesia, melainkan juga menggapai seluruh dunia. Dalam perkembangan berikutnya, melalui induk perusahaan PT. Surya Citra Media tbk (SCM), SCTV mengembangkan potensi usahanya hingga mancanegara dan menembus batasan konsep siaran tradisional menuju konsep industri media baru.SCTV menyadari bahwa eksistensi industri televisi tidak dapat dipisahkan dari dinamika masyarakat. SCTV menangkap dan mengekspresikannya melalui berbagai program berita dan feature produksi Divisi Pemberitaan seperti Liputan 6 (Pagi, Siang, Petang dan Malam), Buser, Topik Minggu Ini, Sigi dan sebagainya. SCTV juga memberikan arahan kepada pemirsa untuk memilih tayangan yang sesuai. Untuk itu, dalam setiap tayangan SCTV di pojok kiri atas ada bimbingan untuk orangtua sesuai dengan ketentuan UU Penyiaran No: 32/2002 tentang Penyiaran yang terdiri dari BO (Bimbingan Orangtua), D (Dewasa) dan SU (Semua Umur). Jauh sebelum ketentuan ini diberlakukan, SCTV telah secara selektif menentukan jam tayang programnya sesuai dengan karakter programnya.Dalam kurun waktu perjalanannya yang panjang, berbagai prestasi diraih dari dalam dan luar negeri antara lain: AsianTelevision Awards (2004 untuk program kemanusian Titian Kasih (Pijar), 1996 program berita anak-anak Krucil), Majalah Far Eastern Economic Review (3 kali berturut-turut sebagai satu dari 200 perusahaan terkemuka di Asia Pasific), Panasonic Awards (untuk program berita, pembaca berita dan program current affair pilihan pemirsa) dan sebagainya. Semua itu menjadikan SCTV kian dewasa dan matang. Untuk itu, manajemen SCTV memandang perlu menegaskan kembali identitas dirinya sebagai stasiun televisi keluarga. Maka sejak Januari 2005, SCTV mengubah logo dan slogannya menjadi lebih tegas dan dinamis: Satu Untuk Semua. Melalui 47 stasiun transmisi, SCTV mampu menjangkau 240 kota dan menggapai sekitar lebih dari 175 juta potensial pemirsa. Dinamika ini terus mendorong SCTV untuk selalu mengembangkan profesionalisme sumber daya manusia agar dapat senantiasa menyajikan layanan terbaik bagi pemirsa dan mitra bisnisnya.SCTV telah melakukan transisi ke platform siaran dan produksi digital, yang merupakan bagian dari kebijakan untuk secara konsisten mengadopsi kecanggihan teknologi dalam meningkatkan kinerja dan efsiensi operasional. Dalam semangat yang sama, kebijakan itu telah meletakkan penekanan yang kokoh pada pembinaan kompetensi individu di seluruh aspek untuk mempertajam basis pengetahuan seraya memupuk talenta, kreativitas dan inisiatif. Inilah kunci untuk memperkuat posisi SCTV sebagai salah satu dari stasiun penyiaran terkemuka di Indonesia. Demikianlah sejarah singkat tentang perjalanan SCTV yang siarannya dapat kita nikmati hingga sekarang ini.

Monday, 18 August 2014

Rajawali Televisi (RTV)

Satu lagi stasiun TV Nasional muncul, TV ini bernama Rajawali Televisi (RTV), stasiun TV ini sebelumnya bernama B-Channel, sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional asalJakarta,Indonesia. RTV mempunyai segmentasi sebagai televisi keluarga. RTV merupakan stasiun televisi yang didirikan berdasarkan izin penyelenggaraan penyiaran dari KPI Pusat dan izin penetapan frekuensi dari Dinas Perhubungan. Jam tayang RTV adalah dari pukul 04.00 sampai 02.00 WIB. RTV resmi mengudara pada tanggal 1 November 2009 diJakarta dengan nama B-Channel. Saat ini, program RTV sendiri lebih difokuskan pada acara hiburan soft news dan variety show untuk keluarga. Pada tanggal 3 Mei2014, B-Channel telah berganti nama menjadi RTV (Rajawali Televisi) pada saat acara Grand Launching Langit Rajawali. Jangkauan siaran Siaran dari RTV menjangkau wilayah Jabodetabek dan sekitarnya melalui frekuensi 23 UHF, serta menjangkau seluruh Indonesia melalui satelit Palapa D sejak April 2011 (sebelumnya melalui satelit Apstar 6). Selain itu, siaran RTV dapat disaksikan di televisi berlangganan Trans Vision, Groovia TV, First Media,BiG TV, max3, aora, Skynindo, K-vision, viva+, dan Usee TV serta jaringan stasiun TV lokal di berbagai wilayah di seluruh Indonesia yang merelai siaran RTV. Saat ini RTV menjangkau hingga 30 kota di Indonesia.

Berikut ini adalah Kota-Kota yang telah dijangkau oleh RTV:

-> Jakarta - 23 UHF
-> Surabaya- 38 UHF
-> Bandung- 36 UHF
-> Yogyakarta/Surakarta- 56 UHF
-> Medan- 53 UHF
-> Banjarmasin- 48 UHF
-> Cirebon- 60 UHF
-> Malang- 24 UHF
-> Makassar- 57 UHF
-> Manado/Tondano- 60 UHF
-> Ambon- 44 UHF
-> Pekanbaru- 38 UHF
-> Purwakarta- 61 UHF
-> Jayapura/Papua- 44 UHF
-> Poso- 22 UHF
-> Cikarang- 61 UHF (melaluiTVN)
-> Gorontalo- 48 UHF
-> Kupang- 44 UHF
-> Palangkaraya- 25 UHF
-> Pontianak/Kuburaya- 51 UHF
-> Sekayu/Banyuasin- 52 UHF
-> Padang/Painan- 53 UHF
-> Pati- 57 UHF
-> Mataram- 54 UHF
-> Singaraja/Denpasar- 51 UHF
-> Batam- 55 UHF
-> Lampung- 44 UHF
-> Balikpapan- 34 UHF
-> Sukabumi- 22 UHF
-> Semarang- 49 UHF (melaluiTVKU).

Demikianlah sejarah singkat tentang berdirinya Rajawali TV atau RTV yang tentunya akan menambah channel pilihan di rumah kita.

Sunday, 10 August 2014

Stasiun TV NET.

Perkembangan televisi di Indonesia dari masa ke masa makin dinamis, stasiun-stasiun TV swasta baru pun terus bermunculan, salah satunya adalah stasiun TV NET. Nah kali ini kita simak yuk sejarah singkat berdirinya stasiun TV ini, Pada tahun 2012, PT Net Mediatama Indonesia (NET.) ingin membangun sebuah stasiun TV yang membawakan sebuah revolusi media yang maju dan lebih modern yang diprakasai oleh Wishnutama (mantan Direktur Utama Trans TV) dan Agus Lasmono (wakil Komisaris Utama SCTV serta Grup Indika). Pada pertengahan Maret 2013, PT Net Mediatama Indonesia mengakuisisi saham kepemilikan dari PT Televisi Anak Spacetoon (Spacetoon Indonesia) yang sebagian sahamnya dialih oleh Grup Indika sebesar 95% dari saham kepemilikan Spacetoon Indonesia. Sesaat setelah akuisisi saham kepemilikan Spacetoon Indonesia ke NET., akhirnya pada Sabtu, 18 Mei 2013, siaran Spacetoon di jaringan terrestrial menghilang dan digantikan oleh NET. yang memulai siaran perdananya dengan menggunakan frekuensi milik Spacetoon Indonesia di seluruh mantan jaringan frekuensi Spacetoon di Indonesia. NET. memulai masa siaran percobaan selama satu pekan yang terhitung sejak Sabtu, 18 Mei 2013 sampai menjelang program Grand Launching Media Revolution yang disiarkan secara live pada Minggu, 26 Mei 2013 pukul 19.00 WIB. di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat. Masa siaran percobaan NET. disiarkan mulai dari pukul 05.00 - 24.00 WIB tanpa ada iklan komersial. Setelah selesai masa siaran percobaan, jam tayang NET. diperpanjang dari pukul 04.00 - 02.00 WIB. Akan tetapi, khusus selama bulan suci Ramadhan siaran NET. menjadi 24 jam nonstop. Seluruh program-program dari Spacetoon Indonesia dirombak menjadi yang maju dan lebih modern, akan tetapi NET. tetap menayangkan enam program kartun unggulan dari Spacetoon Indonesia yang disiarkan setiap harinya mulai pukul 13.00 - 16.00 WIB dengan nama "NET Playground" atau "NET.oon".
NET. Mulai menyedot perhatian masyarakat lewat acara-acara terbarunya, salah satu acara yang cukup menggebrak adalah "Ini Talk Show" yang dipandu oleh komedian yang lagi populer yakni Sule dan Andre, bahkan acara "ini sahur " yang dipandu oleh Sule dan Indro yang disiarkan selama bulan Ramadhan hampir selalu menjadi trending topik di Twitter. NET. Memang banyak menampilkan kalangan selebritis populer sebagai pemandu hampir di setiap acaranya, termasuk untuk pembawa acara berita sekalipun.