Hotel Savoy Homann Bidakara Bandung

Salah satu hotel bersejarah di Kota Bandung adalah Hotel Savoy Homann, bahkan hotel ini menjadi hotel pertama di Kota Bandung. Hotel Savoy Homann ini awalnya dimiliki dan dijalankan oleh keluarga Homann yang berasal dari Jerman, dan setelah Indonesia meraih kemerdekaan hoteil ini diambil alih oleh grup hotel Bidakara, sehingga namanya pun di tambah menjadi Savoy Homann Bidakara. Hotel Savoy Homann pertama kali berdiri dibangun dari bambu, kemudian direkontruksi ke gaya neogothik romantik yang sedang populer pada saat itu. Pada tahun 1939, Albert Aalbers ditugaskan mendesain ulang ke gaya Streamline atau gelombang samudra bergaya art deco. Untuk menegaskan kebesarannya, kata 'Savoy' ditambahkan pada tahun 1940 dan tetap demikian hingga tahun 1980-an. Kemudian dilakukan modifikasi kecil-kecilan, seperti pintu masuk yang diperbesar, pembuatan toilet di jalan masuk, dan penambahan AC di depan. Hotel Savoy Homann ini memiliki pekarangan dalam yang jauh dari jalan raya, sehingga para tamu pun dapat menikmati sarapan di udara terbuka.

Konon kabarnya bintang film komedi terkenal Charlie Chaplin pernah menginap di hotel ini. Bahkan pada tahun 1955, hotel ini menjadi tempat menginap para pemimpin Asia dan Afrika saat Konferensi Asia-Afrika (KAA) diselenggarakan di Kota Bandung dimana tokoh-tokoh terkenal seperti Soekarno, Ho Chi Minh dan Tito menginap di sini.. Selama penjajahan Jepang pada tahun 1942-1945 hotel ini dijadikan barak mewah oleh prajurit Jepang.

Hotel Savoy Homann masuk dalam kategori Hotel berbintang empat dengan jumlah kamar sebanyak 185, terletak di Jl. Asia-Afrika No. 112, 40261 Bandung atau berada dikawasan Cikawao, Lengkong, Bandung, Jawa Barat. ,