Indomaret

Indomaret berdiri pada tahun 1998 yang diawali dari sebuah pemikiran untuk mempermudah
penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari karyawan, sejalan pengembangan operasional toko, perusahaan tertarik untuk lebih mendalami dan memahami berbagai kebutuhan dan perilaku
konsumen dalam berbelanja. Untuk mengakomodasi tujuan itu, beberapa orang karyawan ditugaskan untuk mengamati
dan meneliti perilaku belanja masyarakat. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa masyarakat cenderung memilih belanja di gerai modern berdasarkan alasan kelengkapan pilihan produk yang berkualitas, harga yang pasti dan bersaing, serta suasana yang nyaman. Berbekal pengetahuan mengenai kebutuhan konsumen, keterampilan pengoperasian toko dan pergeseran perilaku belanja masyarakat ke gerai modern maka didirikanlah Indomaret, dengan badan hukum PT. Indomarco Prismatama yang memiliki visi "menjadi jaringan ritel yang unggul" dengan moto "mudah dan hemat".

Awalnya Indomaret membentuk konsep penyelenggaraan gerai yang berlokasi di dekat hunian konsumen, menyediakan berbagai kebutuhan pokok maupun kebutuhan sehari-
hari, melayani masyarakat umum yang bersifat majemuk, serta memiliki luas toko sekitar 200 m2.
Seiring dengan perjalanan waktu dan kebutuhan pasar, Indomaret terus menambah gerai di berbagai kawasan perumahan, perkantoran, niaga, wisata dan apartemen. Dalam hal ini
terjadilah proses pembelajaran untuk pengoperasian suatu jaringan retail yang berskala besar, lengkap dengan berbagai
pengalaman yang kompleks dan bervariasi.

Indomaret adalah perusahaan ritel yang pertama dan menjadi pelopor Konsep bisnis waralaba di dunia minimarket di Indonesia, masyarakat pun ternyata menyambut positif keberadaan Indomaret, ini terbukti dengan peningkatan jumlah Terwaralaba Indomaret dari waktu ke waktu. Konsep bisnis waralaba inipun diakui oleh pemerintah melalui penghargaan yang diberikan kepada Indomaret sebagai "Perusahaan Waralaba Unggul 2003", sekaligus menjadi penghargaan yang pertama kali diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan minimarket di Indonesia dan hingga saat ini hanya Indomaret yang menerimanya.
Saat ini Indomaret berkembang sangat pesat dengan jumlah gerai mencapai lebih dari 8.348
di wilayah Jawa, Madura, Bali, Sumatra dan Sulawesi, terdiri dari 40% gerai milik terwaralaba dan 60% gerai milik Perusahaan.
Sebagian besar pasokan barang dagangan untuk seluruh gerai berasal dari 17 pusat distribusi Indomaret yang menyediakan lebih dari 4.800 jenis produk.
Kehadiran Indogrosir yang merupakan anak perusahaan yang menggunakan konsep bisnis pusat perkulakan semakin memperkuat keberadaan Indomaret.