Pelabuhan Sunda Kelapa

Salah satu pelabuhan yang dimiliki oleh kerajaan
Pajajaran adalah Pelabuhan Sunda Kelapa, kemudian datanglah Portugis dan diberi izin untuk mendirikan benteng pertahanan di Sunda Kelapa
pada tahun 1522.
Pada waktu itu pelabuhan ini
ramai disinggahi para pedagang
dan pelaut dari berbagai daerah.
Saat berada di bawah pemerintahan Belanda, Sunda
Kelapa diperbesar, bahkan pada tahun 1610 kanal sepanjang 810 meter pun dibangun tanpa
merubah fungsi pelabuhan
sebagai tempat bongkar muat
barang dagangan.
Lalu pada jaman kemerdekaan
Indonesia pelabuhan ini
diperbaiki lagi hingga dapat menampung sekitar 70 Kapal motor. Menurut sejarah nama Sunda Kelapa akhirnya diganti menjadi Batavia oleh Jan Pieterszoon Coen.