Negara Brunei Darussalam

Brunei Darussalam terletak di bagian Timur laut Pulau Kalimantan, menghadap ke Laut China Selatan, wilayahnya dikelilingi oleh Serawak (Malaysia). Brunei hampir seluruhnya merupakan daerah pantai, sehingga tanah pertaniannya sangat terbatas, beriklim tropik, suhu selalu tinggi dengan rata-rata 27,8°C.
Negara yang mendapatkan kemerdekaannya dari Inggris pada 1 Januari 1984 ini menjadi anggota ASEAN pada tanggal 7 Januari 1984. Hari kemerdekaan Brunei ditetapkan pada tanggal 23 Januari 1984.

Penduduk Brunei Darussalam terdiri dari suku bangsa Melayu, Dayak Iban, Dayak Punan, dan Cina. Yang terbesar adalah suku bangsa Melayu. Sebagian besar penduduknya beragama Islam.
Hasil pertanian di Brunei di antaranya adalah: padi, jagung, kelapa, karet dan kayu. Karet dan kayu adalah Barang Ekspor utama di samping minyak bumi. Sebagian penduduk Brunei juga bermata pencaharian di bidang perikanan, terutama perikanan laut. Pertambangan minyak bumi dan gas alam merupakan tulang punggung perekonomian Negara. Pendapatan perkapita Brunei yang sangat tinggi berasal dari hasil Ekspor minyak buminya yang mencapai 95%.
Sementara itu hasil dari sektor kehutannya adalah karet dan kayu, damar, terpentin dan rotan.

Berikut ini sekilas profil dari Brunei Darussalam:

* Luas Wilayah : Sekitar 5.765 km2
* Ibukota : Bandar Seri Begawan
* Bentuk Pemerintahan : Kesultanan
* Hari Kemerdekaan : 23 Januari
* Kepala Negara : Sultan
* Lagu Kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
* Jumlah Penduduk : 408.786 jiwa (2014)
* Bahasa : Melayu
* Agama (Mayoritas) : Islam
* Bandar Udara Internasional : Brunei Internasional Airport
* Maskapai Penerbangan : Royal Brunei Airlines.

Demikianlah postingan kita kali ini mengenai profil dan sejarah singkat negara Brunei Darussalam, semoga bermanfaat bagi para pembaca.