Negara Thailand

Thailand sering disebut juga Muangthai, Siam atau negara Gajah Putih. Disebut Muangthai karena mengambil nama salah satu suku bangsa di sana yaitu suku bangsa Thai. Disebut Thailand artinya bebas atau merdeka, negara ini memang tidak pernah dijajah oleh negara lain. Thailand adalah Kerajaan yang berkonstitusi, pemerintahan sehari-harinya dipegang oleh Perdana Menteri.

Thailand terletak antara 5° LU - 21° LU dan 100° BT - 106° BT. Suhu rata-rata berkisar antara 24°C - 31°C. Keadaan alam Thailand sama dengan tetangganya Malaysia, yaitu terdiri dari pegunungan yang membujur dari Utara ke Selatan dengan membentuk dataran-dataran dan lembah-lembah yang luas. Di negara ini mengalir sungai Mekong dan sungai Menam. Sungai mekong bermuara di Vietnam yang mengaliri daerah timur laut dekat perbatasan Kamboja dan Laos. Di bagian selatan dekat perbatasan dengan Malaysia terdapat Tanah Genting Kra, yaitu berupa daratan yang menyempit dan tingginya hanya beberapa meter saja dari permukaan laut. Hal ini memungkinkan dibuatnya terusan. seperti terusan Panama dan terusan Suez. Di bagian Timur terdapat dataran tinggi Korat yang tingginya kurang lebih 5.000 meter.

Thailand beriklim Muson tropik yang banyak curah hujannya, musim hujan di Thailand terjadi antara bulan Oktober-Januari. Makin ke Utara curah hujannya makin tipis, karena pengaruh angin musim sudah mulai berkurang, juga pengaruh angin musim Timur Laut yang berkurang karena terhalang dataran tinggi yang ada di bagian Timur. Hal ini mrngakibatkan bagian Utara dan Tengah kurang hujannya. Daerah yang subur terdapat di daratan rendah dan daerah aliran sungai Menam.

Penduduk Thailand sebagian besar adalah suku bangsa Thai dengan jumlah 82%. Penduduk aslinya suku bangsa Siam, kemudian suku bangsa yang lain adalah Cina, India dan Melayu. 93% penduduk Thailand beragama Budha, sementara penduduk Thailand yang beragama Islam berada di daerah yang berbatasan dengan Malaysia.
Thailand merupakan negara agraris atau pertanian, hasil utama pertaniannya adalah padi (beras). Negara ini selalu mengalami surplus hasil padi, sehingga sering mengekspor hasil padi/beras ke negara-negara lain. Hasil pertanian lain selain padi adalah: kapas, karet, kopra, kapuk randu dan tembakau. Selain pertanian, perikanan juga merupakan mata pencaharian yang penting di Thailand, perikanan laut dilakukan di sepanjang pantai, ikan pari dan hiu banyak ditangkap di Teluk Siam. Perikanan darat banyak diusahakan juga di tambak-tambak di sepanjang pantai.
Kehutanan juga menjadi mata pencaharian yang penting di negara ini, hasil utamanya adalah kayu. Thailand adalah salah satu penghasil kayu jati terbesar di dunia. Hasil tambang juga menjadi andalan Thailand, hasil tambang yang utama adalah timah putih, hasil tambang lainnya adalah timah hitam, emas dan wolfram. Namun Thailand tidak memiliki tambang minyak bumi, sehingga kebutuhan bahan bakar minyaknya tergantung kepada negara lain. Dalam dunia perdagangan Thailand mengalami perkembangan yang pesat. Thailand banyak mengekspor beras, kayu jati, ikan asin, karet dan timah putih. Sedangkan barang yang diimpor dari negara lain adalah mesin-mesin industri, kendaraan, minyak bumi, semen, pupuk, elektronika dan alat-alat listrik. Kota-kota penting di Thailand adalah:
1. Bangkok, sebagai ibukota negara juga merupakan kota pelabuhan beras terbesar di dunia. Di kota ini banyak dibangun pagoda.
2. Chiang Mai, merupakan kota pariwisata di bagian Utara Thailand.
3. Pattaya, juga sebagai kota pariwisata yang indah.

Berikut ini adalah Profil negara Thailand :

* Luas Wilayah ; 514.000 km2
* Ibukota : Bangkok
* Bentuk Pemerintahan : Kerajaan
* Kepala Negara : Raja
* Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri
* Lagu Kebangsaan : Pleng Chart
* Jumlah Penduduk : 67.741.401 jiwa (2014)
* Bahasa : Thai (siam)
* Agama Mayoritas : Budha
* Mata Uang : Baht
* Bandar Udara Internasional : Don Muang
* Maskapai Penerbangan : Thai International Airways.

Demikianlah postingan kita kali ini mengenai profil dan sejarah negara Thailand, lihat juga profil negara lainnya di blog ini.